penjelasan :
Apa itu serangan DOS atau DDOS dan
Bagaimana Cara Kerjanya, Serangan DOS atau DDOS (Denial Of Service
Attacks) adalah jenis serangan terhadap sebuah komputer atau server di
dalam jaringan internet dengan cara menghabiskan sumber (resource) yang
dimiliki oleh komputer tersebut sampai komputer tersebut tidak dapat
menjalankan fungsinya dengan benar sehingga secara tidak langsung
mencegah pengguna lain untuk memperoleh akses layanan dari komputer yang
diserang tersebut.
Ciri-ciri Serangan DOS awalnya terjadi pada jaringan dimana hacker atau cracker mencoba mengeksploitasi kelemahan protocol TCP (Transmision Control Protocol) inilah yang disebut dengan SYN Flooding Attack,
kemudian seiring perjalanan diciptakan juga serangan-serangan untuk
eksploitas kelemahan Sistem Operasi, layanan jaringan atau Aplikasi
sistem bahkan tools yang digunakan pun semakin banyak bahkan bisa
didapatkan secara gratis.
Serangan DOS bersifat satu lawan satu sehingga hanya perlu sebuah
komputer / host yang kuat baik hardware, os dan aplikasi agar mampu
membanjiri lalu lintas host korban sehingga mencegah user resmi atau
valid untuk mengakses server.
Sedangkan Serangan DDoS (Distributed Denial Of Service) ini menggunakan teknik yang lebih canggih dibandingkan dengan serangan DOS,
yakni meningkatkan serangan dengan menggunakan beberapa buah komputer
sekaligus, sehingga dapat mengakibatkan server atau keseluruhan segmen
jaringan dapat menjadi mati total.
DDOS bisa dikatakan adalah hal yang sederhana tetapi dampaknya bisa
sangat kritis dan sangat merepotkan administrator jaringan dalam
melakukan perbaikan. Oleh karena jangan dicoba sembarangan yah.
Menjalankan tools yang secara otomatis akan melakukan scanning jaringan
untuk menemukan host-host yang memiliki celah (vulnerable). Setelah
celah/kelemahan host ditemukan, tool tersebut dapat menginstalasikan
salah satu jenis dari Trojan Horse yang disebut sebagai DDoS Trojan,
yang akan mengakibatkan host tersebut menjadi zombie yang dapat
dikontrol/diremote dari jarak jauh oleh sebuah komputer master yang
digunakan oleh si hacker atau cracker untuk melancarkan serangan.
Beberapa tools yang digunakan untuk DDOS adalah TFN, TFN2K, Trinoo, dan Stacheldraht, yang dapat didownload secara gratis.
Kemudian, tetika si hacker atau cracker merasa telah mendapatkan jumlah
host yang cukup untuk dijadikan sebagai zombie dalam melakukan
penyerangan, si hacker atau cracker akan menggunakan komputer master
untuk memberikan sinyal penyerangan kepada jaringan korban atau host
korban. Serangan ini umumnya dilakukan dengan menggunakan beberapa
bentuk SYN Flood atau skema serangan DoS yang sederhana, tapi karena
dilakukan oleh banyak host zombie maka jumlah lalu lintas jaringan yang
diciptakan sangat besar, sehingga menghabiskan semua resource TCP yang
terdapat di dalam komputer atau jaringan target sehingga mengakibatkan
host atau jaringan tersebut mengalami downtime.
Hampir semua platform komputer dapat dibajak sebagai zombie untuk
melakukan serangan. Sistem operasi seperti Windows, Solaris, Linux dan
beberapa varian UNIX dapat menjadi zombie jika memang sistem tersebut atau aplikasi yang berjalan di atasnya memiliki celah atau kelemahan.